Bahan Pembuatan Pintu Baja – Pintu bukan sekadar pelengkap bangunan, tetapi juga elemen penting yang menjaga keamanan dan memperindah tampilan rumah maupun bangunan.
Dalam beberapa tahun terakhir, pintu baja semakin banyak peminatnya karena memiliki daya tahan tinggi dan tampilan yang elegan.
Akan tetapi tidak semua komponen ini memiliki kualitas yang sama. Faktor utama yang membedakan satu produk dengan lainnya terletak pada bahan pembuatan pintu baja.
Pemakaian bahan dalam proses produksi sangat memengaruhi kekuatan, ketahanan terhadap cuaca, serta tampilan akhir pintu.
Maka dari itu, memahami bahan-bahan yang penggunaannya pada pintu baja akan membantu Anda memilih produk berkualitas.
Melalui artikel kali ini akan menjelaskan lebih dalam mengenai berbagai bahan pembuatan pintu tersebut. Jadi, untuk lebih jelasnya bisa simak artikel berikut.
Jenis Bahan Pembuatan pada Pintu Baja

Pintu baja menjadi pilihan populer karena kekuatannya yang tinggi dan kemampuannya melindungi rumah atau bangunan dari berbagai ancaman.
Namun kualitas komponen tersebut tidak hanya ditentukan oleh desain atau ketebalan, tetapi juga oleh bahan pembuatannya.
Berikut ini ada beberapa jenis bahan pembuatan pada pintu tersebut yaitu:
1. Baja Galvanis
Baja galvanis merupakan jenis yang terlapisi dengan lapisan seng untuk mencegah karat. Lapisan ini melindungi baja dari oksidasi akibat kelembapan dan udara luar.
2. Baja Canai Dingin (Cold Rolled Steel)
Baja canai dingin memiliki permukaan yang halus dan presisi tinggi. Proses pembuatannya perlu melakukannya pada suhu ruang, sehingga menghasilkan ketebalan seragam dan kekuatan maksimal.
3. Baja Canai Panas (Hot Rolled Steel)
Berbeda dengan canai dingin, baja canai panas pembuatannya melalui proses pemanasan pada suhu tinggi. Hasilnya lebih kuat dan kokoh, tetapi memiliki tekstur yang lebih kasar.
4. Baja Tahan Karat (Stainless Steel)
Stainless steel terkenal tahan terhadap segala korosi. Pintu dengan bahan ini sangat cocok untuk area lembap seperti dekat pantai atau ruang bawah tanah.
5. Baja Berlapis Powder Coating
Bahan ini menggunakan pelapis bubuk khusus yang menyemprotkannya pada permukaan baja, lalu memanaskannya sampai membentuk lapisan keras.
Teknik ini meningkatkan ketahanan terhadap goresan dan memperpanjang umur pintu baja.
6. Baja Ringan (Light Steel)
Baja ringan sendiri pemakaiannya untuk membuat rangka bagian dalam pintu. Meskipun ringan, kekuatannya tetap tinggi dan mudah dalam membentuknya.
7. Baja Berlapis PVC atau Laminasi
Beberapa produsen menambahkan lapisan PVC atau laminasi pada bagian atas baja agar tampilan pintu terlihat seperti kayu alami.
8. Baja Berlapis Anti Api (Fire-Resistant Steel)
Bahan ini memiliki rancangan khusus untuk menahan suhu tinggi dalam waktu lama. Biasanya penggunaannya untuk pintu keamanan pada gedung bertingkat, area dapur, atau pabrik.
Berbagai Faktor Kualitas yang Perlu Jadi Perhatian

Kualitas menjadi hal utama saat memilih pintu baja untuk rumah atau bangunan. Pintu baja yang berkualitas tidak hanya terlihat kokoh, tetapi juga tahan lama dan aman pemakaiannya.
Namun, untuk memastikan pintu baja memiliki standar terbaik, ada beberapa faktor yang harus jadi perhatian sebelum membeli.
Berikut ini ada berbagai faktor kualitas yang perlu jadi perhatian dalam pintu jenis tersebut yaitu:
1. Ketebalan Bahan Baja
Ketebalan baja menentukan kekuatan pintunya. Pintu dengan baja lebih tebal memiliki daya tahan lebih tinggi terhadap benturan dan tekanan.
Untuk pintu utama, idealnya menggunakan baja setebal 1 mm sampai 1,5 mm.
2. Jenis dan Mutu Material Baja
Baja memiliki berbagai jenis, seperti baja galvanis, baja cold rolled, dan stainless steel. Pastikan penggunaan materialnya memiliki standar mutu industri.
Material berkualitas rendah akan membuat pintunya cepat berkarat atau berubah bentuk.
3. Lapisan Pelindung Anti Karat
Adanya lapisan pelindung menjadi faktor penting dalam menjaga pintu baja dari korosi. Lapisan galvanis atau powder coating biasanya pemakaiannya untuk mencegah karat.
Semakin baik lapisan pelindungnya, semakin lama umur pakai pintu baja.
4. Struktur Rangka dan Pengelasan
Rangka dalam menentukan kekokohan pintunya tersendiri. Pengelasan yang kuat dan rapi menandakan kualitas tinggi.
Rangka yang buruk bisa membuat pintu melengkung atau longgar setelah beberapa tahun.
5. Finishing Permukaan
Finishing berfungsi untuk mempercantik tampilan sekaligus melindungi permukaan dari goresan. Pintu baja yang bagus memiliki finishing halus, merata, dan tidak mudah mengelupas.
6. Kualitas Engsel dan Aksesori Tambahan
Kualitas pintu juga bergantung pada aksesori seperti engsel, kunci, dan handle. Engsel dari bahan stainless steel atau baja padat akan menahan beban pintu dengan baik.
Kunci dengan sistem pengaman tambahan memberikan perlindungan ekstra.
7. Garansi dan Sertifikasi Produk
Produk yang memiliki sertifikasi mutu menandakan telah melewati pengujian standar industri. Selain itu, garansi dari produsen menjadi tanda kepercayaan terhadap kualitas pintu.
Keunggulan Pintu Baja Grand

Salah satu rekomendasi produknya bisa menggunakan pintu baja merk Grand. Jenis pintu satu ini memiliki ketahanan terhadap karat dan cuaca ekstrem.
Untuk pilihan desain yang tersedia juga ada banyak ragamnya. Struktur bajanya solid, hal ini membuat pintu merk Grand kuat dan tidak mudah membukanya secara paksa.
Dengan material yang unggul, sehingga dari segi pemakaian sendiri bisa bertahan dalam jangka panjang.
Untuk informasi lebih lanjut mengenai spesifikasi dan pemasangan pintu baja merk Grand, bisa langsung hubungi Whatsapp yang tertera berikut.
Penutup
Memilih bahan pembuatan pintu baja yang tepat akan menentukan kekuatan, keindahan, dan keamanan rumah maupun bangunan.
Pastikan untuk memperhatikan jenis bahan, ketebalan baja, serta kualitas finishing sebelum membeli. Jangan lupa pakai produk yang berkualitas tinggi agar tetap awet dalam jangka panjang.

